Jumat, 12 Juni 2009

cin( T )a the movie

cin ( T ) a
Starring :Saira Jihan/Sunny Soon
Screenplay By :Sally Anom Sari/Sammaria
Directed By :Sammaria Simanjuntak
Produced By :Sembilan Matahari Film - Moonbeam Creations



cin(T)a the movie, God is a Director
.
Film garapan Sammaria Simanjuntak produksi Sembilan Matahari Film -Moonbeam Creation patut diacungi 4 jempol sekaligus. Karya anak bangsa yang mengangkat tema sederhana namun dikemas sedemikian rupa dengan tingkat kreatifitas tinggi ternyata mampu membawa karya tersebut ke jenjang internasional, secara tidak langsung ini membanggakan untuk Indonesia dan dunia perfilman dalam negeri. Premier cin(T)a telah berhasil diselenggarakan di National Film Theater , South Bank, Belvedere Rd, Greater London, dan sekarang sedang roadshow UK, antara lain di Birmingham University(Birmingham); School of Oriental and African Studies (SOAS) University of London, Thornhaugh Street, Russell Square, London WC1H 0XG (nearest tube station: Russell Square); Northumbria University(Newcastle); Leeds University, (Leeds); Manchester University(Manchester) ; dan akan segera launching dan roadshow di Indonesia juga.

PENASARAAANN??
anda wajib bersabar, saya obati rasa penasaran anda dengan sedikit tentang cin(T)a the movie yaa..

Tema yang diangkat simple kok. Diangkat dari hal-hal yang sudah sering terjadi di kehidupan sehari, hari bahkan mungkin sebagian dari anda sudah pernah mengalaminya. Fenomena cinta yang tidak mampu terwujud karena perbedaan agama.

Cina (Sunny Soon), mahasiswa berumur 18 tahun sudah siap untuk menaklukkan dunia dengan kepercayaan yang kuat, walaupun naif karena belum pernah merasakan kegagalan

Annisa (Saira Jihan), mahasiswi senior berusia 24 tahun yang menunda pendidikannya karena karirnya di bidang industri perfilman. Dia terkenal is a 24 year-old college senior whose education was held back because of her career in the movie industry. Dia cantik dan terkenal namun dia kesepian, ia menggambar wajah sedih di jarinya sampai suatu hari, ada jari lain yang datang dan sepertinya sebentar lagi dia tidak akan kesepian.

God (Tuhan), adalah karakter yang sangat tidak terprediksi. Semua orang mencoba mendeskripsikan Dia, semua orang menganggap mereka mengetahui segalanya tentang Dia. Every art tried to figure Him. But nothing is really like Him...or Her.

Pertanyaan besar yang muncul untuk Tuhan adalah "Why do You create us differently if You onlywant to be woshipped in one way?"

Film ini menggambarkan cinta segitiga antara Cina , Annisa, dan Tuhan dimana keadaannya adalah:

Cina dan Anisa mencintai Tuhan.
Tuhan pun mencintai mereka berdua. Tapi, Cina dan Annisa tidak bisa saling mencintai, karena mereka menyebut Tuhan dengan nama yang berbega (beda agama).

Berbagai diskusi seru di forum-forum online sejak trailer film ini mulai disebarluaskan (walaupun belum resmi) salah satu diskusi membahas tentang apa sih dasar pembuatan film ini?

"Film ini merupakan pertanyaan putus asa melihat kondisi yang ada saat ini. Film ini dibuat karena kegelisahan, ketika semua orang merasa paling benar atas apa yang diyakini, dan menganggap orang yang tidak meyakini apa yang diyakininya itu salah. Baiklah, setiap orang memang harus meyakini apa yang menurutnya paling benar. Tapi seringkali perpecahan itu terjadi karena kita memaksakan orang lain meyakini apa yang kita yakini. Kalau begini caranya, ribut terus dong jadinya :) Satu yang sangat kurang dibudayakan di sini, budaya diskusi!!! Menghargai pendapat orang lain!!! Padahal negara ini negara multikultur.. banyak suku, banyak agama.. Seperti mozaik cantik penghias keberagaman.."
jawab Sammaria Simanjuntak dalam sebuah forum diskusi online.

Cina dan Annisa saling mencintai sebenarnya, namun mereka merasa cinta itu tidak mungkin terwujud karena berbeda kepercayaan.

Anda pernah berada dalam keadaan seperti ini?
dan bagaimana anda menyikapinya?

And this is the crew:

ProducerM. Adi Panuntun/M. Budi Sasono/Sammaria
Executive Producer Roland Samosir/Kathleen Lee
Director Sammaria Simanjuntak
Screenplay Sally Anom Sari/Sammaria
Director of Photography Budi Sasono
Assistant Director of Photography Arie Prabowo
First Assistant Director Burhan Yogaswara
Second Assistant Director Yunitantri
Production Manager Erika Suwarno
Casting Director Nora Samosir
Production Assistant Widya Ekarianie/Fauziah R. S./Dina Rismala/Galih Rakasiwi/Awal Wahyu Rahmadi/Asep Ramdhan/Reza Andika/Shendi Abdi Maulana
Art Director Rezki Ridha
Assistant Art Director Firmansyah
Wardrobe Director Yufie Safitri Sobari
Assistant Wardrobe Director Wenti
Editor Anky Prasetya
Sound Editor Andri Yargana
Composer Muhammad Betadikara
Additional Composer Gugun Strangers/Lanlan Strangers
Behind the Scene Rizky Budi Ramdhani
Photographer Glam Photoloft-Wei Xu/Pepen/Elsa
Graphic Designer Endira Fitriasti Julianda
Titling Designer Erickson Siregar
Publicist A. Andiarti
Film Promotion Dini A. Murdeani
Soundtrack Homogenic/The Ababiels Attack

sumber:
http://www.facebook.com/pages/cinTa-the-movie/70520353205?v=info&viewas=1382215119#/pages/cinTa-the-movie/70520353205?v=wall&viewas=1382215119
http://www.facebook.com/board.php?uid=70520353205
http://www.godisadirector.com



8 komentar:

  1. kapan,,, di indonesia????/

    BalasHapus
  2. pasti di Indonesia bakal banyak yg PROTES ...tapi ini film keren bgt idenya

    BalasHapus
  3. blm tau bakal launching di indonesianya kapan yang jelas sih kalo gw bilang bakal banyak prokon nyaa ciinn..:D
    cuman idenya gilaaa..KEREN yaa..!
    selamat menantii..:)
    hehe

    BalasHapus
  4. keren juga idenya,,sepertinya baru sekarang ada yang mengangkat tema cinta beda agama,,jadi penasaran jugaa!hehe,,

    BalasHapus
  5. cintaaaa meluuluuuu...

    BalasHapus
  6. tema-tema "sederhana" emang bisa jadi sesuatu hal yang sangat indah untuk dieksplore. film dan fotografi kadang bisa bikin hal-hal sederhana menjadi sangat tidak sederhana (baca: indah)
    cinta beda agama di Indonesia... masalah klasik... dari jaman kakek nenek kita dulu pasti konflik semacam ini udah ada. jaman dulu, cinta beda agama pasti bakal menjadi sesuatu masalah yang besar (bukan berarti sekarang enggak lho..) terkait dengan aib keluarga lah, kehormatan keluarga lah, nama baik keluarga lah... dan masih banyak "masalah-masalah" keluarga yang lainnya.
    jaman sekarang juga pasti jadi masalah, cuma kalo jaman sekarang koq kayanya (sekali lagi: kayanya) agak lebih "diterima" selama kedua orang yang menjalani sama-sama menikmati. orang-orang tua sekarang pun kayanya lebih mementingkan kebahagiaan anak2nya daripada memaksakan keinginan mereka.
    saya pribadi sih gak setuju dengan cinta beda agama. kolot? mungkin... kalau untuk sampai jenjang yang lebih tinggi (baca: nikah) kayanya koq susah yah buat dipersatukan. okey, gimana orangnya.. tapi saya berpendapat bahwa pernikahan tu sebuah "masalah" dan jangan pernah memulai "masalah" (pernikahan) dengan sebuah "masalah" (beda agama)

    BalasHapus
  7. menurut gw ini filem WAJIB tonton buat ngebuka pikiran orang-orang, gw sendiri pernah di tolak sama cewe karna keyakinan gw ama dia beda.
    anyhow ada 1 quote yang gw plg suka di trailernya: "makanya Tuhan nyiptain cinta biar yang beda-beda bisa nyatu"
    niceeeeee....

    BalasHapus